Dugaan PETI Pakai Excavator di Mungguk Kuning Semerangkai Disorot, Isu Keterlibatan Oknum Media Mencuat - Pangkal | Awal dari Setiap Cerita

Mobile Menu

Top Ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

More News

logoblog

Dugaan PETI Pakai Excavator di Mungguk Kuning Semerangkai Disorot, Isu Keterlibatan Oknum Media Mencuat

Kamis, 20 Agustus 2026
 





PANGKAL.id //
SANGGAU,SEMERANGKAI — (20/08/2026) Dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Mungguk Kuning, Semerangkai, kembali menjadi perhatian. Aktivitas tersebut diduga menggunakan alat berat jenis excavator dan disebut berlangsung di sekitar Jalan Pak Neron.


Keberadaan alat berat di lokasi memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai legalitas kegiatan pertambangan tersebut. Warga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait turun langsung melakukan pengecekan untuk memastikan apakah aktivitas tersebut memiliki perizinan yang sah.


Selain dugaan aktivitas PETI, muncul pula informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum media dalam aktivitas atau kepentingan di sekitar lokasi. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.


Karena itu, diperlukan klarifikasi serta penelusuran secara objektif untuk mengetahui apakah benar terdapat pihak tertentu yang memberikan perlindungan, menjadi perantara, atau memiliki kepentingan terhadap aktivitas pertambangan tersebut.


Masyarakat berharap aparat tidak hanya memeriksa aktivitas pertambangan, tetapi juga menelusuri pihak-pihak yang berada di balik kegiatan apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran hukum.


Jika terbukti kegiatan pertambangan dilakukan tanpa izin, masyarakat meminta agar penegakan hukum dilakukan secara tegas dan tidak tebang pilih.


 Sebaliknya, apabila kegiatan tersebut ternyata memiliki legalitas, pihak terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan dan spekulasi di masyarakat.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola aktivitas yang diduga berada di lokasi tersebut belum memberikan keterangan mengenai legalitas kegiatan maupun dugaan keterlibatan oknum media.


Redaksi tetap membuka ruang hak jawab, klarifikasi, dan konfirmasi bagi pihak pengelola kegiatan, masyarakat, aparat penegak hukum, maupun pihak media yang merasa berkaitan dengan pemberitaan ini.


Tim Red