Lebih dari 20 Ponton Jek Beroperasi di Penjawaan, Warga Soroti Ketegasan APH - Pangkal | Awal dari Setiap Cerita

Mobile Menu

Top Ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

More News

logoblog

Lebih dari 20 Ponton Jek Beroperasi di Penjawaan, Warga Soroti Ketegasan APH

Kamis, 07 Mei 2026
 





KETAPANG | PANGKAL.id -
Paska penertiban pekerja tambang emas ilegal yang menggunakan ponton jek di desa penjawaan kecamatan Sandai kabupaten Ketapang Kalimantan Barat beberapa waktu lalu,kini makin marak dan bertambah banyak para penambang emas berdatangan.


Menurut salah satu warga Sandai yang namanya minta di rahasiakan menyampaikan pada wartawan,kalau aktivitas penambang emas ilegal yang menggunakan ponton jek bukan nya berhenti,tetapi makin tambah banyak.


"Hari ini 6/5/2026 lebih dari 20 buah ponton jek yang beroperasi di satu titik lokasi yaitu di tengah desa penjawaan,kata warga






Warga pun merasa heran dan merasa aneh,karena di lokasi ini beberapa waktu lalu sudah ada kabar penertiban dan sudah ada yang di tangkap oleh aparat penegak hukum (APH)dari kepolisian.


"Apakah penangkapan itu hanya rumor atau isu saja?...
Kalau memang ada penertiban dan penangkapan tambang emas ilegal di sini,tentu para pekerja dan pemodal tak mungkin berani lagi melakukan kegiatan.tanya warga heran.


Warga berharap agar APH dalam hal ini Polda kalbar dan Gakkum KLHK bisa secepatnya melakukan tindakan tegas,supaya bisa menyelamatkan cadangan emas dan menyelamatkan lingkungan hidup.


Berdasarkan Poto vidio yang di kirimkan warga dan pantauan jurnalis hasil para penambang emas ilegal perhari perbuah ponton jek diatas 20 gram emas


Sampai berita ini ditulis belum ada keterangan para pihak yang berkompeten bisa memberikan penjelasan.


Sumber : Warga Desa Penjawaan


Tim Red